|
Renungan: BERHARGA DI MATA TUHAN "Oleh karena engkau berharga di mata-Ku danmulia, dan Aku mengasihi engkau..." (Yesaya 43:4a) Saudaraku, setiap kita pasti memiliki benda yang berharga.Benda berharga tidak selalu mahal. Benda berharga bisa juga harganya murahtetapi memiliki makna dan memberi kesan yang mendalam bagi kehidupan kita.Contohnya, pemberian dari orang yang kita kasihi, bisa dari orangtua, pacar,pasangan hidup, sahabat, dll . Lalu, apa yang akan kita lakukan terhadap barangberharga yang kita miliki? Saya yakin kita semua akan menyimpan, menjaga,merawat, barang tersebut. Jangan sampai ada yang rusak, apalagi hilang. Mengapakita lakukan ini semua? Karena kita menyayangi benda berharga itu. Saudaraku, dalam kehidupan beriman, saya dan Saudara punadalah benda berharga di mata Tuhan. Apa yang telah dilakukan Tuhan bagimanusia? Yesaya 43:1-2 mengatakan bahwa Tuhan telah mencipta, membentuk,menebus dan menyertai manusia. Tuhan tidak hanya menciptakan manusia lalumeninggalkannya. Namun, ia terus menyertai manusia meskipun manusia (baca:Israel) selalu menyakiti hati Tuhan. Mengapa Tuhan rela melakukan ini semua?Oleh karena manusia berharga di mata Tuhan dan mulia, dan Tuhan mengasihimanusia. Hari ini, kita juga boleh merasakan penyertaan Tuhan dalamkehidupan bergereja di GKI Kepa Duri. Tuhan telah menyertai kita (baca: umatGKI Kepa Duri). Ada begitu banyak suka-duka, tawa-tangis, kegagalan-kesuksesanyang mewarnai kehidupan berjemaat di GKI Kepa Duri. Namun, semuanya dapat kitalalui. Tentunya bukan karena kuat dan gagah kita, tetapi karena Tuhan yangselalu menyertai umat GKI Kepa Duri yang adalah kepunyaan-Nya yang berharga. Menjadi pertanyaan refleksi bagi kita sekalian. KetikaTuhan memandang GKI Kepa Duri sebagai sesuatu yang berharga. Sudahkah saya danSaudara memandang GKI Kepa Duri sebagai sesuatu yang berharga? Sudahkah sayadan Saudara mengasihi GKI Kepa Duri? Sudahkah saya dan Saudara merasa memilikiGKI Kepa Duri? Sudahkah kita menjaga, merawat, memelihara GKI Kepa Duri sebagaianugerah yang berharga dalam kehidupan kita? Melalui kebaktian syukur HariUlang Tahun GKI Kepa Duri yang ke-31, kita diingatkan kembali untuk menghargai,menjaga, merawat, memelihara gereja kita sebagai anugerah yang berharga dari Tuhan. Kalau bukan kita yangmengasihi gereja kita, siapa lagi? Selamat Ulang Tahun GKI Kepa Duri yangke-31. Tuhan memberkati kita semua. Amin. Oleh : Pnt. Daud C. Naibaho,S.Si (Teol)
|